Di Artikel
kali ini saya akan menjelaskan mengenai apa saja yang saya ketahui mengenai
Istilah-istilah mengenai Bintang.
Saya hanya ingin menjelaskan secara singkat saja agar kalian mengerti, saya tidak berbelat-belit saat ingin menjelaskan agar kalian memahami apa itu magnitudo dan klasifikasi kelas bintang.
Saya hanya ingin menjelaskan secara singkat saja agar kalian mengerti, saya tidak berbelat-belit saat ingin menjelaskan agar kalian memahami apa itu magnitudo dan klasifikasi kelas bintang.
1. Magnitudo
Magnitudo
bintang adalah ukuran terangnya sebuah bintang. Ada 2 tipe Magnitudo yaitu
Magnitudo Semu dan Magnitudo Mutlak. Secara Singkat, Magnitudo Semu merupakan
Magnitudo yang bersifat Relatif (ukuran cahaya yang yang dipancarkan
dipengaruhi oleh jarak) dan Magnitudo Mutlak merupakan Magnitudo yang bersifat
konstan (ukuran cahaya yang sebenarnya).
Magnitudo
dapat diukur dari sebuah rumus, tapi saya tidak membahas rumusanya disini, saya
membahas bagaimana cara agar kita mengerti besar kecilnya pancaran cahaya
bintang melalui ukuran magnitudo agar kita mengerti seberapa besar terangnya
sebuah bintang tersebut.
Magnitudo
diukur dari sebuah angka dimana misalkan Matahari kita bermagnitudo semu -26,7
dan bintang lainya misalkan Minkar bermagnitudo semu 3. Magnitudo Matahari kita
lebih kecil dibandingkan Minkar karena Semakin kecil magnitudo itu mengartikan
bahwa cahaya yang dipancarkan oleh bintang tersebut dipandangan kita semakin
cerah. Tapi, sebenarnya bintang yang lebih cerah diantara kedua bintang ini
adalah Minkar, karena nilai Magnitudo Mutlak Minkar lebih kecil dibandingkan
Matahari kita. (Magnitudo Mutlak Minkar=-1,9; Magnitudo Mutlak Matahari=4,8)
Berikut ini
adalah gambar Bintang di tata surya kita, Matahari dan bintang lainya yaitu
Minkar:
Dari kedua
gambar tersebut saya membulatkan 2 Bilangan dimana bilangan yang dibulatkan
oleh lingkaran bewarna merah adalah Magnitude Semu & yang lingkaran bewarna
biru adalah Magnitude Mutlak. Jadi dari penjelasan diatas kita dapat
menyimpulkan bahwa Semakin Kecil nilai
Magnitudo sebuah bintang maka Kecerahan bintang tersebut akan semakin tinggi.
2. Klasifikasi kelas Bintang
Mungkin dari
kalian masih ada yang bingung mengenai kelas-kelas pada bintang, sebenarnya
pengklasifikasian bintang pada setiap kelasnya ini untuk menentukan suhu dan
spektrum warna dari bintang tersebut. Klasifikasi kelas-kelas umum pada bintang
terdiri dari 7 Huruf (7 Kelas), yaitu sebagai berikut:
Kalau kita
lihat kemarin di Artikel sebelumnya, saya bahas bahwa Matahari kita adalah
bintang berkelas G, kalau kita lihat dari dekat matahari kita berwarna Kuning
Pudar dan Suhu nya berkisar 5500-6000 derajat Kelvin. Kalau kita bahas Sirius
(bintang terterang ke 2 di langit malam setelah matahari) ia memiliki warna
seperti putih tapi agak kebiruan, jadi dapat kita simpulkan bahwa ia berkelas A
dan memiliki kisaran Suhu 7500-10000 derajat Kelvin.
Berikut ini
adalah gambar Bintang Sirius:
Jadi dengan
spektrum warna yang kita lihat kita dapat menyimpulkan kelas bintang hanya
dengan menerka Warna yang dilihat oleh kita.
Sekian dari Artikel saya kali ini,
semoga dapat bermanfaat untuk kalian yang ingin mengerti dan memahami mengenai
Istilah-istilah yang ada didalam ilmu Perbintangan. Kalau ada tambahan komentar
untuk artikel saya dan ingin berdiskusi saya senang mengundang kalian untuk
berkomentar di kolom artikel di bawah, Semoga bermanfaat ya :)




No comments:
Post a Comment